Hj.Sri Rahayu Agustuna (Ketua GK) Dan H.Ahmad Suroto (suami) Bersama Yatim Piatu Binaan Yayasan Gema Katika (GK) 
Karawang_SRA-.Karawang-.Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Karawang menyetakan secara jelas dukungannya kepada Sri Rahayu Agustina untuk ikut maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang tahun ini. Dukungan tersebut dinyatakan langsung oleh Sekretaris PD KPPG Karawang, Mulyani Timi, kepada Spirit Karawang, Selasa (16/3).

“Dari empat nama yang telah disebutkan oleh Pak Dadang S Muchtar selaku ketua DPD Partai Golkar, Kami dari KPPG mendukung kepada Ibu Sri Rahayu Suroto. Beliau lebih pas untuk diusung Partai Golkar dan sebegai representasi perempuan,” tandasnya.

  Menurut Mulyani, dukungan KPPG kepada Sri Rahayu yang saat ini menjabat Wakil Ketua I DPRD Karawang sangat berlasan. Pasalnya, Sri Rahayu selain dipandang sebagai representasi kader perempuan partai berlambang pohon beringin ini, dinilainya Sri Rahayu sebagai politisi yang cukup responsif dan aspiratif. Kerap kali, kata dia, dalam berbagai peristiwa dan kejadian masyarakat yang butuh segera direspon, Sri Rahayu dengan sigap sering langsung turun ke lapangan.


“Karawang ini butuh figur yang cekatan dan mampu bekerja. Kami memandang, sosok figure itu ada di Ibu Sri Rahayu Suroto ya. Ibaratnya, dia unit reaksi cepat (URC), yang tanggap dan sensistif terhadap problematika masyarakat. Dan beliau juga cukup popular di masyarakat,” terang Mulyani.


  Sebetulnya bagi Mulyani dan jajaran KPPG Karawang, pihaknya berharap agar DPD Partai Golkar mengusung Sri Rahayu untuk dicalonkan menjadi Bupati Karawang. Namun, kata dia, karena memang saat ini Ketua DPD (Dadang S Muchtar, red), menyatakan mengincar posisi wakil bupati, hal itu tidak jadi soal. “Kami ikuti saja apa yang menjadi keputusan DPD Partai Golkar. Kalau boleh usul, sebetulnya ingin di calon bupati. Tapi, kalau memang untuk Karawang 2, kami pun tetap mendukung Ibu Sri Rahayu,” jelas dia lagi.


  Sebagaimana diberitakan, Dadang S Muchtar menyatakan, sampai detik ini Partai Golkar Karawang mengincar posisi wakil bupati. Kader internal yang akan dijagokannya ada empat nama. Selain Sri Rahayu Agustina, sebagai satu-satunya kader perempuan, terdapat juga nama Shalahudin Mufti, Sony Hersona dan Engkus Kusnaya.


  Melihat besarnya potensi suara pemilih perempuan, Dadang berinisiatif untuk mengkombinasikan cabup dan cawabup. Baginya, kalau cabupnya perempuan, maka Golkar Karawang mengajukan bacawabup laki-laki. Begitu sebaliknya, kalau cabupnya laki-laki, partai Golkar mengusung kader perempuannya menjadi bacabupnya.


“Untuk sementara, bakal calon bupati yang menguat khan ada dua nama, yaitu Marjuki dan Cellica. Dan kebetulan, keduanya berbeda jenis kelamin. Kita akan membahas wakil untuk kedua calon itu, dengan pertimbangan tadi,” ungkap Dadang S Muchtar beberapa hari yang lalu. (mus)-Spirit Karawang.