Karawang-SR-.Wakil Ketua 1 DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina, lakukan kunjungan pribadinya kepada keluarga Ibu Apen, warga Dusun Buer, Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, yang kini tinggal menetap di sebuah kandang domba milik tetangganya, setelah rumahnya hancur di terjang hujan angin beberapa waktu lalu.(05/04/2015).

Sri Rahayu Agustina
Dalam kunjunganya tersebut, selain memberikan bantuan dana untuk pembangunan rumah Ibu Apen, Sri Rahayu Agustina, mengucapkan rasa prihatinya kepada keluarga Apen. bahkan Sri juga berjanji akan menegur pihak Pemerintah Karawang untuk secepatnya memberikan bantuan kepada keluarga tersebut.

Sri, yang di temui PEKA, sewaktu melakukan kunjunganya kepada keluarga ibu Apen, Minggu (5/4), mengatakan,bahwa kunjunga tersebut merupakan kunjungan pribadinya atas dasar kemanusiaan, bukan secara kedinasan selaku wakil ketua DPRD Karawang.

"Kunjungan yang saya lakukan kali ini adalah kunjungan kemanusiaan pribadi saya, bukan kunjungan secara kedinasan selaku wakil ketua DPRD Karawang," tutur Sri.

Dalam kunjunganya ini, Sri, sempat merasa geram akan sikap pemerintah Karawang, yang sama sekali belum memberikan bantuan untuk meringankan beban yang di derita keluarga Apen tersebut.Padahal menurut dirinya, masyarakat miskin seperti ini harus di bantu dan di tangani secepatnya oleh pemerintah jangan sampai di abaikan begitu lama.

" Terus terang saya merasa aneh dengan sikap pemerintah Karawang, yang sekarang di pimpin oleh Plt Bupati Celicca, pasalnya mereka belum juga menurunkan bantuan untuk keluarga ibu Apen ini, padahal menurut keterangan dari kepala Desa Pancakarya, yakni Ata Jilun, sudah memberikan laporan kepada pihak Kecamatan agar supaya di berikan ke Plt Bupati Karawang, agar secepatnya bisa membantu keluarga ibu apen ini," terang Sri.

Selain merasa kecewa,dia pun geram dengan sikap pemerintah Karawang, Sri, bertekad akan melakukan peneguran terhadap Camat Tempuran dan Dinas Sosial Karawang, yang di nilai lamban dalam menangani masalah yang menimpa keluarga Ibu Apen tersebut.

"Saya akan mendatangi Dinsos, besok untuk mempertanyakan kenapa sampai sekarang ini belum juga turun memberikan bantuan kepada keluarga ibu apen, dan saya juga akan menanyakan kendala yang dialami Dinsos sehingga sangat lamban menangani masalah seperti ini, apakah laporan tersebut tidak sampai oleh pihak kecamatan ataukah memang Dinsos tutup mata," tandas Sri, nampak Geram.#tr.Sumber Berita :PEKA